Showing posts with label c. Show all posts
Showing posts with label c. Show all posts

Tuesday, 3 May 2011

Mengenal Fungsi dalam C++

Fungsi, atau dalam beberapa literatur ada yang mengistilahkan subrutin, subprogram maupun prosedur, adalah salah satu teknik pemrograman untuk meningkatkan modularitas program yang akan dibuat. Semakin besar tingkat modularitasnya, maka kecenderungannya adalah program itu akan relatif semakin baik. Mengapa? Karena program yang size-nya besar, banyak baris kode, akan dipecah menjadi modul-modul yang ukurannya lebih kecil. Beberapa keuntungannya adalah dalam hal efisiensi dan kemudahan dalam debugging. Dikatakan efisien karena konsep fungsi akan merangkum bagian tugas-tugas yang sama cukup dengan menuliskan kode program satu kali saja tetapi bisa dipanggil/ dijalankan berulang kali sepanjang program. Di sisi lain, jumlah baris kode program yang semakin sedikit akan memudahkan dalam menelusuri kesalahan yang ditemukan. Penggunaan konsep fungsi juga akan mengakibatkan isi dari void main() akan menjadi semakin ringkas.

Hampir sama dengan konsep fungsi dalam bahasa pemrograman lain, fungsi dalam bahasa C++ juga terdiri dari komponen yang disebut dengan HEADER fungsi dan BADAN fungsi. Header fungsi berisi informasi tentang TIPE NILAI KELUARAN (return value), NAMA FUNGSI, dan PARAMETER/ ARGUMEN FUNGSI. Return value akan berisi informasi tentang tipe data hasil keluaran dari fungsi (misal: void, int, char, float, dsb). Nama fungsi merupakan identifier untuk digunakan sebagai pemanggil fungsi (misal: hitung, proses, dsb). Sedangkan parameter, umumnya digunakan sebagai variabel untuk "jalan" masuknya input ke dalam fungsi (misal: int alas, float jari_jari, dsb). Untuk badan (BODY) fungsi akan berisikan baris-baris kode program yang akan dikerjakan jika fungsi tersebut dijalankan/ dipanggil. Sebagai tambahan, void main() yang biasa kita tulis pada saat membuat program itu juga termasuk dalam keluarga besar fungsi. Yang khusus, fungsi main() adalah fungsi utama, artinya fungsi tersebut HARUS ada setiap kali kita membuat program dalam bahasa C++. Fungsi main() hanya boleh diketikkan satu kali saja di sepanjang source code program yang kita buat.

Kombinasi nilai di bagian RETURN VALUE (RV) dan PARAMETER (P) fungsi, sedikitnya akan menghasilkan 4 bentuk kombinasi, yaitu: 1. RV void, P juga void. 2. RV void, tapi P ada isinya. 3. RV bukan void, tapi P void. 4. RV dan P keduanya bukan void. Apa itu void? Keyword void pada dasarnya akan memberitahukan kepada compiler bahwa pada bagian yang bersangkutan tidak mempunyai nilai/ value yang perlu ditangani secara khusus. Berikut penjelasan detailnya satu persatu.

1. RV dan P void.
Fungsi jenis ini biasanya disebut dengan istilah prosedur dalam bahasa Pascal/ Delphi atau juga dengan istilah subrutin dalam bahasa basic/ VB. Fungsi ini sama sekali mandiri, tidak membutuhkan input dan juga tidak menghasilkan output dari bagian lain program. Murni hanya berisi urut-urutan langkah saja. Ciri fungsi ini adalah jika ia melakukan proses pengolahan data maka komponen perintah input dan menampilkan output pasti akan dituliskan di dalam badan fungsi yang bersangkutan.

2. RV void, P berisi.
Fungsi ini berarti tidak akan menghasilkan keluaran bagi bagian lain program. Namun ia membutuhkan data sebagai input ke dalam fungsi. Dengan demikian fungsi jenis ini mensyaratkan terlebih dulu harus ada bagian lain program yang melakukan input data yang akan dikirimkan ke dalam fungsi sebelum menjalankan/ memanggil fungsi.

3. RV berisi, P void.
Tidak ada data input yang akan dibutuhkan oleh fungsi jenis ini. Tetapi, fungsi justru menghasilkan output. Kok bisa? Berarti bagian input data untuk fungsi ini akan ditulis langsung berada di dalam badan fungsi yang bersangkutan.

4. RV dan P berisi.
Fungsi jenis ini adalah fungsi yang murni. Ia hanya bertugas melakukan pengolahan data. Input diperoleh dari bagian lain program di atasnya. Sedangkan output hasil pengolahannya akan dikirimkan juga ke bagian lain program untuk kemudian ditampilkan secara terpisah. Fungsi ini ibarat fungsi matematis yang biasa kita kenal, seperti f(x,y) = 3x + 4y. Dimana (x,y) adalah parameternya, 3x + 4y adalah badan fungsinya. Sedangkan tanda '=' menunjukkan pengiriman hasil perhitungan dari sebelah kanan ke sebelah kirinya.

Berikut contoh programnya. Selamat mencoba :)

#include "stdio.h"

//bagian deklarasi fungsi

void luas(void);
void kell(int jari);
float vol(void);
int jarak(int V, int t);

void main()
{
int pilihan;
printf("\n1. Luas");
printf("\n2. Keliling");
printf("\n3. Volume");
printf("\n4. Jarak");
printf("\nPilih ? ");
scanf("%d", &pilihan);
switch(pilihan) {
case 1: luas(); break;
case 2:
//1. deklarasi variabel2
int jari;
//2. masukkan variabel input
printf("masukkan jari :");
scanf("%d",&jari);
kell(jari); break;
case 3:
float volume;
volume = vol();
//4. tampilkan hasilnya
printf("volume = %f\n",volume);break;
case 4:
int s, v, t;
printf("masukkan kecepatan : ");
scanf("%d",&v);
printf("masukkan waktu : ");
scanf("%d",&t);
s = jarak(v,t);
printf("jarak = %d\n", s); break;
default: printf("salah!");
}
}

//bagian definisi fungsi

void luas()
{
//deklarasi variabel2
int alas, tinggi;
float luas;

//input alas dan tinggi
printf("Masukkan Alas : ");
scanf("%i", &alas);
printf("Masukkan Tinggi : ");
scanf("%i", &tinggi);

//hitung luas
luas = 0.5 * alas * tinggi;

//output hasil
printf("Luas = %f\n", luas);
}

void kell(int jari)
{ float keliling;
//3. hitung variabel outputnya/ keliling
keliling=3.14*jari*jari;
//4. tampilkan hasilnya
printf("keliling = %f\n",keliling);
}

float vol()
{
//1. deklarasi variabel2
int panjang,lebar,tinggi;
//2. masukkan variabel input
printf("masukkan panjang = ");
scanf("%i",&panjang);
printf("masukkan lebar = ");
scanf("%i",&lebar);
printf("masukkan tinggi = ");
scanf("%i",&tinggi);
//3. hitung variabel outputnya/ volume
return(panjang*lebar*tinggi);
}

int jarak(int v, int t)
{
return(v*t);
}

Sunday, 1 May 2011

Contoh Program Stack Memakai Array dalam Bahasa C

#include "stdio.h"
void main()
{
int stack[100];
int top=-1;
int pilih, i;
do
{
printf("MENU\n");
printf("1. PUSH\n2. POP\n3. VIEW\n4. EXIT\n");
printf("Pilih = "); scanf("%d", &pilih);
switch(pilih)
{
case 1://push
if (top > 100)
printf("Stack penuh!\n");
else
{    printf("Data = "); scanf("%d", &stack[top+1]);
top++;
}
break;
case 2://pop
if (top < 0)
printf("Stack kosong!\n");
else
{
printf("Data keluar = %d\n", stack[top]);
top--;
}
break;
case 3://view
for(i=top; i>=0; i--)
printf("%d ", stack[i]);
printf("\n");
break;
case 4:
printf("Exit...\n");
break;
}
}while (pilih!=4);
}

Artikel terkait:
Stack Array Java
Stack Linked List Java

Monday, 11 May 2009

Contoh Program Queue Menggunakan Array Bahasa C

#include "stdio.h"
void main()
{ int queue[5];
int depan = -1;
int belakang = -1;
int pilihan, data, i;

do{
printf("MENU\n");
printf("1. ENQUEUE\n2. DEQUEUE\n3. VIEW\n4. EXIT\n");
printf("Pilihan = "); scanf("%d", &pilihan);
switch (pilihan)
{
case 1: //enqueue
//apakah queue belum penuh?
if (belakang < 4 )
{ printf("Data Masuk = "); scanf("%d", &data);
queue[belakang+1] = data;
belakang++;
if (belakang == 0)
depan = 0;
}
else
printf("Queue penuh!\n");

break;
case 2: //dequeue
//apakah queue belum kosong?
if (depan <= belakang)
{ printf("Data keluar = %d\n", queue[depan]);
depan++;
}
else
printf("Queue kosong!\n");
break;
case 3:
for(i=depan; i<=belakang; i++)
printf("%d ", queue[i]);
printf("\n");
break;
}
}while (pilihan != 4);
}

Artikel terkait:
Queue dengan Liked List
Queue Array Java
Queue Linked List Java
Queue Library Java

Tuesday, 5 May 2009

Contoh Program Double Linked List dalam Bahasa C

#include "stdio.h"
#include "stdlib.h"
#include "conio.h"
struct node{
struct node *previous;
int info;
struct node *next;
};
typedef struct node *simpul;

void main()
{
simpul baru, head=NULL, tail=NULL, temp;
int pilih;

do
{
printf("MENU\n");
printf("1. Insert Depan\n");
printf("2. View\n");
printf("3. Search\n");
printf("4. Delete Depan\n");
printf("PILIH: ");
scanf("%d", &pilih);
switch(pilih)
{
case 1:
int data;
printf("Data Masuk: ");
scanf("%i", &data);
baru = (simpul) malloc(sizeof (struct node));
baru->info = data;
baru->next = NULL; //tidak menuju simpul mana2
baru->previous = NULL;
if (head == NULL) //khusus simpul pertama LL
{
head = baru; //pointer head, tail, baru sama
tail = baru;
}
else //untuk simpul2 berikutnya
{
baru->next = head;
head->previous = baru;
head = baru;
}
break;
case 2:
printf("Dari HEAD\n");
temp = head; //tampilkan mulai dr depan
while(temp!=NULL) //ulangi sampai temp bernilai NULL
{
printf("%i ", temp->info);
temp = temp->next; //geser temp ke belakang
}
printf("\nDari Tail\n");
temp = tail; //tampilkan mulai dr depan
while(temp!=NULL) //ulangi sampai temp bernilai NULL
{
printf("%i ", temp->info);
temp = temp->previous; //geser temp ke belakang
}
printf("\n");
break;
case 3:
int cari;
printf("Cari Angka: ");
scanf("%i", &cari);
temp = head;
while((temp!=NULL)&&(temp->info!=cari))
{
temp = temp->next;
}
if(temp != NULL && temp->info == cari)
printf("Data Ditemukan");
else //if(temp == NULL)
printf("Data Tidak Ditemukan");
printf("\n");
break;
case 4://hapus depan
temp = head;
head = head->next;
if (head != NULL)
head->previous = NULL;
if (head == NULL)
tail = NULL;
free(temp);
break;
}
}while (pilih!=5);
}

Monday, 20 April 2009

Contoh Program Linked List Sederhana dalam Bahasa C

#include "stdio.h"
#include "stdlib.h"
#include "string.h"
typedef struct simpul {
char nama[20];
float nilai;
struct simpul *next_simpul;
} simpulku;
void main()
{ simpulku *simpul1, *simpul2, *simpul3, *simpul4, *temp;
//alokasikan memorinya dulu
simpul1 = (simpulku *)malloc(sizeof(simpulku));
simpul2 = (simpulku *)malloc(sizeof(simpulku));
simpul3 = (simpulku *)malloc(sizeof(simpulku));
//isi data masing2 simpul
strcpy(simpul1->nama, "Amin");
strcpy(simpul2->nama, "Budi");
strcpy(simpul3->nama, "Citra");
simpul1->nilai=90; simpul2->nilai=20;
simpul3->nilai=100;
simpul1->next_simpul = NULL;
//sambungkan link masing2 simpul
simpul1->next_simpul = simpul2;
simpul2->next_simpul = simpul3;
simpul3->next_simpul = NULL;
//tampilkan hasilnya, mulai dr simpul 1
temp = simpul1; //cara satu per satu
printf("%s, %f\n", temp->nama, temp->nilai);
temp = temp->next_simpul;
printf("%s, %f\n", temp->nama, temp->nilai);
temp = temp->next_simpul;
printf("%s, %f\n", temp->nama, temp->nilai);
printf("\n");
temp = simpul1;
for(;temp!=NULL; temp=temp->next_simpul) //cara looping
printf("%s, %f\n", temp->nama, temp->nilai);

//skenario menambahkan simpul baru
simpul4 = (simpulku *)malloc(sizeof(simpulku)); //siapkan
strcpy(simpul4->nama, "Dewi");simpul4->nilai=80; //isi
simpul2->next_simpul = simpul4; //update link
simpul4->next_simpul = simpul3;
printf("\n");
temp = simpul1;
for(;temp!=NULL; temp=temp->next_simpul) //cara looping
printf("%s, %f\n", temp->nama, temp->nilai);
//menghapus simpul budi
simpul1->next_simpul = simpul4; //update link
free(simpul2); //hapus simpul
printf("\n");
temp = simpul1;
for(;temp!=NULL; temp=temp->next_simpul) //cara looping
printf("%s, %f\n", temp->nama, temp->nilai);
}

Wednesday, 17 December 2008

Dasar Operasi String di C++

Tipe data string (nama lain array karakter) sangat sering dipakai dalam pembuatan program, khususnya yang berkaitan dengan pengolahan data berupa kata-kata (kumpulan huruf alpha numerik). Semua bahasa pemrograman mendukung penggunaan konsep string, bahkan untuk bahasa pemrograman generasi terbaru (semisal java, delphi, VB) telah memiliki tipe data string sendiri, bukan lagi memakai array karakter. Lebih dari itu dalam konsep OOP, class string sudah dilengkapi dengan fungsi-fungsi standar yang komplit.

Dalam artikel ini saya akan membahas satu bagian kecil saja tentang string dalam bahasa C++. Kunci utama mengolah tipe data string adalah dengan memahami aturan bahwa karakter terakhir (ujung belakang) sebuah data string SELALU berisi karakter NULL (''). Aturan ini perlu kita camkan ketika akan membuat fungsi-fungsi manipulasi data string, antara lain: menghitung panjang string, menggabungkan dua buah string, mengkopi isi string, mencari data ke dalam string, memotong bagian dalam sebuah string, dst.

Contoh yang akan saya tunjukkan disini adalah program untuk menghitung panjang sebuah string. Perlu Anda ketahui bahwa sebenarnya fungsi-fungsi baku manipulasi string sebenarnya sudah difasilitasi oleh bahasa C++ dengan memakai library string.h, programmer tinggal memanggil fungsinya. Namun tujuan saya membuat contoh ini adalah lebih untuk menguatkan ketrampilan dalam coding bukan sekedar menggunakan.

Dalam library string.h sudah terdapat fungsi length() untuk mengetahui panjang sebuah string. Disini kita akan belajar membuat program yang tujuannya sama denga fungsi length() tersebut. Perhatikan source code berikut:

#include "stdio.h"
void main()
{
char namaku[30];
printf("Ketikkan Nama = "); gets(namaku);
printf("Panjang Nama Anda = ");
for(int i=0; namaku[i] != ''; i++); //loop sampai ketemu NULL
printf("%d karakter", i); //i berisi info panjang string
}

Penjelasan:
Teknik menghitung panjang string di atas adalah dengan membaca satu demi satu isi array karakternya. Selama karakter yang dibaca bukanlah karakter NULL maka i akan terus bertambah satu. Dengan demikian i-lah yang menampung info tentang jumlah karakter di dalam string. Berani mencoba? Selamat Belajar! :D

Wednesday, 26 November 2008

Tipe Data Struct (Structure) dalam Bahasa C

Manfaat tipe data struct secara umum adalah untuk menyimpan paket (sekumpulan) data ke dalam satu buah nama variabel saja. Kumpulan data tersebut diikat sedemikian rupa menjadi satu. Kumpulan data di dalam sebuah struct bisa mempunyai tipe data dasar yang beraneka ragam. Kumpulan data dalam sebuah struct sangat dianjurkan membentuk sebuah kesatuan makna berkaitan dengan nama struct-nya. Misal, jika struct-nya bernama segitiga maka isi struct-nya antara lain: alas, tinggi, luas dan keliling. Konsep yang lebih lanjut dapat juga dalam sebuah struct terdapat struct lagi (nested struct). Contoh deklarasinya sbb:

struct mhs {
int NPM;
char nama[20];
float IPK;
} data[20];

Contoh di atas menunjukkan bahwa dibuat struct bernama "mhs" dengan isian data NPM, nama dan IPK. Sedangkan nama variabelnya adalah data. Dalam kasus tsb variabel data dibuat berupa array dengan ukuran 20. Artinya kita akan membuat array untuk menampung data struct mhs sebanyak 20. Konsep struct seringkali dikaitkan dengan array karena logikanya penyimpanan data itu tidak cukup satu item saja, tetapi lebih dari itu.

Contoh Program Sederhana:
Dalam operasi struct yang umum digunakan adalah: penambahan data, penampilan data, pencarian data, edit serta hapus data. Berikut ini contoh sederhananya yang saya sarankan untuk dimodifikasi dengan menambahkan menu program yang bisa diulang-ulang. Selamat mencoba :D

#include "stdio.h"
struct mhs
{ int npm;
float ipk;
int terhapus; //untuk menyimpan status data. bernilai 0 jika masih ada, dan 1 jika sdh dihapus
}data[3]; //array of struct dengan 3 elemen
void main()
{ int i, cari, ketemu;
printf("Isikan data\n");
for(i=0;i<3;i++)
{ printf("NPM = "); scanf("%d", &data[i].npm);
printf("IPK = "); scanf("%f", &data[i].ipk);
data[i].terhapus = 0;
};
printf("Isi data\n"); //menampilkan data
for(i=0;i<3;i++)
{ if (data[i].terhapus == 0) //tampilkan data yg belum terhapus
printf("NPM = %d\tIPK = %f\n", data[i].npm, data[i].ipk);

};
printf("Cari NPM = "); scanf("%d", &cari); ketemu = 0; //awal pencarian data
for(i=0;i<3;i++)
{ if (cari == data[i].npm)
ketemu = 1;
}
if (ketemu == 1)
printf("NPM ditemukan\n");
else
printf("NPM tidak ada\n");
printf("Cari NPM hapus = "); scanf("%d", &cari); //awal penghapusan data
for(i=0;i<3;i++) //cari dulu data yang akan dihapus. misal berdasar NPM
{ if ((cari == data[i].npm) && (data[i].terhapus == 0)) //cek juga status datanya
{ data[i].terhapus = 1; break; //sekali ketemu ubah status, keluar loop
}
}
printf("Isi data\n"); //menampilkan data setelah dihapus
for(i=0;i<3;i++)
{ if (data[i].terhapus == 0) //tampilkan data yang statusnya belum terhapus
printf("NPM = %d\tIPK = %f\n", data[i].npm, data[i].ipk);
};
printf("Cari NPM edit = "); scanf("%d", &cari); //awal edit data
for(i=0;i<3;i++) //cari dulu data yg akan di-edit. misal berdasar NPM
{ if (cari == data[i].npm && (data[i].terhapus == 0)) //cek juga status data
{ printf("Masukkan data baru:\n");
printf("NPM = "); scanf("%d", &data[i].npm);
printf("IPK = "); scanf("%f", &data[i].ipk);
data[i].terhapus = 0;
}
}
printf("Isi data\n"); //tampilkan lagi isi data yg telah berubah
for(i=0;i<3;i++)
{ if ((data[i].terhapus == 0))
printf("NPM = %d\tIPK = %f\n", data[i].npm, data[i].ipk);
};

}

NB: please, remember my last words in my last slide yesterday. Good Luck.